Sunday, April 12, 2009

at the very least?

"aku rasa seteruk mana pun pakaian seseorang, okaylah kalau dia pakai tudung,"

"eh tapi atleast dia solat,"

"boleh terima lagilah kalau tak puasa ramadhan. tapi kalau tak jaga halal haram makanan, aih,"

who are we to judge apa yang lebih baik?ikut piawai Allah, bukan piawai mata pendapat kita. yang haram, statusnya, tetap haram. dan oh ya, ghibbah(mengumpat) itu juga haram. ayuh, jauhi complacent, jauhi "me holier than thou".

“...Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam.” (Surah Al-Ankabut,29:38)

terasa banyaknyaa benda yang Allah haramkan? mengambil kata2 dari blog langit ilahi, “Perumpamaan benda yang haram di dunia ini, adalah ibarat sepohon khuldi, berbanding dengan segala nikmat yanga ada di dalam syurga yang luasnya tak terjangka dan tak terkira itu”

seperti biasa, more to a self reminder.

2 comments:

  1. mmg mcm2 pdgn org blh bg ttg sstu prkara tapi, there's a very BIG difference between what one FEELS, his/her OPINIONS, and THE FACT [TRUTH].

    "Wahai org2 yg beriman! Jika kamu berTAQWA kpd Allah, nescaya Dia akan memberikan FURQAN (kemampuan membezakan antara yg hak dan batil) kepadamu...." (Al-Anfal:29)

    ..memetik kata2 baba Ali (lebih kurang): "you dont give rulings based on what you FEEL is right or wrong" as kebanyakan org skrg tend to say "saya rasa.." dlm kbykn perkara - and this is dangerous.

    ReplyDelete