Tuesday, April 14, 2009

p.o.v

bismillahirrahmanirrahim,

as much as we need unity, we also need different point of views. atau, sesuatu itu tidak akan berkembang bukan? cuma, setiap sesuatu itu, pasti ada adabnya.

cukup tersentuh bila dapat tahu seorang sahabat yang cukup petah debatnya, sungguh yakin hujahnya, namun di akhir solat, dia merayu pada Tuhannnya, agar ilmu-ilmu yang dia dapat adalah benar. dan jika ia tidak benar, maka tunjukkan apa yang benar. kerendahan hati dalam menuntut itu, penting.

dalam waktu yang lain pula, cukup terkesan bila terbaca sepotong hadith dari blog dr maza;
“Sesiapa yang menuntut ilmu (agama) untuk menyaingi ulama, atau berbahas dengan orang jahil, atau supaya dengan ilmu tersebut wajah orangramai tertumpu kepadanya, maka Allah masukkan dia ke dalam neraka” (Riwayat al-Tirmizi, Ibn Majah dan al-Hakim dalam al-Mustadrak, dipersetujui kesahihannya oleh al-Zahabi)

oh dan seperti kata prof ted sherwood, engineers are responsible on what they build, if a structure collapses, do expect a lawsuit. unlike people who invent microsofts. programmes are expected to crash.=Dmaka be responsible for what u say, for what u' do. u can nvr get away with ur deeds.pasti ditanya.

2 comments:

  1. yep...that is true...
    bak pepatah Pakcik Hassan,
    "Kita meraikan persamaan dan berlapang dada dengan perbezaan".

    Cukup terkesan dengan hadith nie...dulu, I was a person yang asyik nak menang je bila berdalih (and always give wrong facts)...ego tinggi la katekan...but as time goes on, things change and people change too...huhu~

    ReplyDelete