Thursday, November 26, 2009

kau boleh!!!

bismillah.cp-ed from mba aida's multiply.mba aida, fasi masa roadtojawa dulu. kalau ada vocab yang tak faham, sila google translate. hehe. atau komen sahaja disini. kutujukan ini, untuk sume sahabat2 yg ku amat sayang. anda terasa?yelah, andalah tu.
--------

Hai, Dik…


Apa kabar? Wajahmu terasa memudar dalam angan. Kapan kita bisa bertemu?

Walau begitu aku senang. Tiap hari tak pernah lepas kita berkomunikasi. Kau banyak bercerita tentang dirimu sekarang. Kuliahmu, teman-temanmu, sehari-harimu. Juga seseorang yg kaupuja lima tahun ini…


Dik, kau selalu menyebut namanya hampir setiap hari. Bercerita bagaimana kau begitu mengaguminya. Bagaimana kau begitu terpesona. Bagaimana kau bisa jatuh cinta. Bagaimana kau tak sekalipun digubrisnya…


Setiap kita bicara, setiap kali pula kau bercerita tentangnya. Seolah tak pernah bosan. Padahal kautahu, kupingku memerah setiap kau mulai membicarakannya. Hatiku sakit, mendengarnya. Kau tak pernah meminta. Hanya cerita2 mu, menyiratkan hasratmu. Seperti anak kecil yang tiap hari menceritakan sepatu futsal baru milik tetangga yang bagusnya luar biasa, karena sebetulnya ia menginginkannya.

Kalau saja yg kauceritakan setiap hari adalah sepatu futsal baru milik tetangga, aku akan carikan sore ini juga buatmu. Untuk mewujudkan harapan2mu yg tersimpan dr ceritamu tentang sepatu itu. Tapi yg tengah kauinginkan kini, tak bisa kucari begitu saja. Dia seseorang yg telah mendobrak-dobrak ruang perasaanmu. Membuatmu berangan kelak membangun rumah tangga dengannya…


[gambar encik wiki]


Dik, berwibalah dalam mencintainya. Aku tidak sudi kamu mengemis lirikan darinya. Kaupunya harga diri. Kaujaga itu sampai mati. Jangan buat ia tau bahwa dirinya adalah kelemahanmu. Kau harus pastikan, bahwa hidupmu berjalan dengan atau tanpanya.


Dik, lanjutkan studi. Kejar cita2 tertinggi. Siapapun yang beruntung kau dampingi, adalah seseorang yg tak tertandingi. Dik, buka hati. Agar suatu saat kau tidak mencoba membanding-bandingi…

Dik, do’akan dia agar suatu hari nanti mampu membuka diri…


Do’aku menyertai…

6 comments:

  1. Afiq of Taylor's School of EngineeringNovember 26, 2009 at 3:14 PM

    ayat-ayat dari seberang sangat menyentuh hati. mungkinkah bahasa melayu sekarang merupakan cetakan bahasa dari sana sehingga semakin dicetak, semakin hilang seri asal usulnya...just wondering.aNyway u r so lucky, to have a great friend from there. :)

    ReplyDelete
  2. hmmm..ni surat die untuk kamu kah?
    *still blur* tapi bahasanya romantis dalam masa yang sama menyentuh hati

    ReplyDelete
  3. atiqahmohammadkhuzainiNovember 26, 2009 at 11:53 PM

    ok membetulkan persepsi. surat ini sama sekali tidak ditujukan buat saya. die tulis kat blog die, saya copypaste.

    ReplyDelete
  4. huhuhu. rindunya pada sume mba-mba..huuhu

    ReplyDelete
  5. terkejut mmula baca. bior btul tikah oiiii..sekali bc lg sekali, bru le hadam. ayat yg awal2 tu terasa sgt..
    "Apa kabar? Wajahmu terasa memudar dalam angan. Kapan kita bisa bertemu?"

    ReplyDelete
  6. atiqahmohammadkhuzainiNovember 29, 2009 at 2:17 AM

    eh eh asma', ape interpretation pertameee?
    huhuuuu.
    kangen jugak dkat mba' mba. esp mba nisa, tak pernah nampak dia online.
    nakkk sangat pergi lagi sekali, jumpa diorg.

    ReplyDelete