Tuesday, May 31, 2011

Dari Abu Hurairah r.a. pula dari Nabi s.a.w. dalam suatu riwayat yang diceritakannya dari Tuhannya yakni Allah Ta'ala sabdanya:

"Jikalau seseorang hamba itu melakukan sesuatu dosa lalu ia berkata: "Ya Allah, ampunilah
dosaku,"

maka berfirmanlah Allah Tabaraka wa Ta'ala: "HambaKu melakukan sesuatu yang berdosa, lalu ia mengerti bahwa ia mempunyai Tuhan yang dapat mengampuni dosa dan dapat pula memberikan hukuman sebab adanya dosa itu."

 Kemudian apabila hamba itu mengulangi untuk berbuat dosa lagi, lalu ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah dosaku,"

maka Allah Tabaraka wa Ta'ala berfirman: "HambaKu melakukan sesuatu yang berdosa lagi, tetapi ia tetap mengetahui bahwa ia mempunyai Tuhan yang dapat mengampuni dosa dan dapat pula memberikan hukuman sebab maka karena banyaknya adanya dosa itu."

Seterusnya apabila hamba mengulangi dosa lagi lalu berkata: "Ya Tuhanku,ampunilah dosaku,"

maka Allah Tabaraka wa Ta'ala berfirman: "HambaKu berbuat dosa lagi, tetapi ia mengetahui bahwa ia mempunyai Tuhan yang dapat mengampuni dosa dan dapat pula memberikan hukuman sebab adanya dosa itu. Aku telah mengampuni dosa hambaKu itu, maka hendaklah ia berbuat sekehendak hatinya." (Muttafaq 'alaih)

berbuat sesuka hatinya = selama melakukan dosa lalu segera bertaubat, maka Aku - Allah - mengampuninya, sebab sesungguhnya taubat itu dapat melenyapkan dosa-dosa yang sebelumnya.

Riyadhus Solihin, bab 25. seperti yang dishare oleh mereka.

//"terharunya dengan Allah, cintanya pada kita, padahal kita hanya hamba!"

kempen one (fikrah) book every two days boleh?kat sana complain takbest baca pdf. kat sini, hardcopy hanya di hujung jari. kalau ada buku yang tak ada pun, jalan TAR sepelaung cuma. apa lagi alasan?kalau novel boleh baca tak bangun-bangun, kenapa buku fikrah tidak boleh?

2 comments:

  1. Syukran jazilan a'la hazihil jumlah.
    ayat menarik .
    ma'as salamah .

    ReplyDelete
  2. 'afwan.
    p/s:ada silap, sebenarnya riyadhus salihin bab 51 bukan 25.

    ReplyDelete